HEADLINE NEWS


Kategori

Perusahaan Jangan Spekulasi Menurunkan Harga Sawit

Batasjurnalis.id - Sintang
: Harga Tandan Buah Segar (TBS) turun semakin tidak terkendali, khususnya di beberapa Pabrik Kelapa Sawit (PKS) milik Perusahaan Perkebunan Sawit di Kabupaten Sintang.

Berdasarkan informasi yang diterima media dilapangan dari berbagai sumber, bahwa dalam beberapa pekan terakhir sejak April 2022 sampai berita ini dirilis, harga TBS melorot tajam mencapai angka 300 rupiah sampai dengan 1.500 rupiah per kilogram.

Kondisi seperti ini tentu menuai kepanikan masyarakat khususnya masyarakat sebagai petani sawit mandiri (Swadaya), pasalnya harga TBS tidak sesuai dengan Standart Harga yang telah ditetapkan oleh Pemerintah melalui terkait dalam hal ini Dinas Pertanian dan Perkebunan.
 
Prihatin dengan keadaan perekonomian masyarakat, awak media kami menghubungi Politisi Hanura, Lim Hie Soen yang biasa disapa bang Akun. Melalui Whatshapp-nya wakil rakyat Dapil Sintang Kota ini menyampaikan rasa kepeduliannya terhadapt harga TBS yang turun drastis.

"awal tahun 2020, kita dilanda wabah pandemi virus corona, selang beberapa waktu kemudian minyak goreng sempat langka, walaupun sudah dapat diatasi Pemerintah, kemudian issu yang sedang hangatnya yaitu harga buah sawit menurun", ujar Akun.

"saya menilai ini merupkan persoalan serius sehingga harus mendapat perhatian serius Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat, mengingat Pemerintah mempunyai peran strategis dalam menentukan harga nuah sawit", harap Akun.
 
Berdasarkan pantauan kami dari rilis GAPKI Kalbar tertanggal 15 Mei (periode II), harga TBS dengan umur Tanam 4 tahun masih diatas Rp. 3.000 (tiga ribu rupiah), sedangkan untuk umur tanam 6 tahun yaitu Rp. 3.365,43 per kilogramnya.

Bang akun mengharapkan tidak ada oknum-oknum spekulan khususnya perusahaan dan pemilik PKS yang sengaja menurunkan harga TBS hanya untuk  mengejar keuntungan semata.
 
"jangan ada pabrik kelapa sawit yang menurunkan harga, karena Pemerintah juga sudah menetapkan harga TBS melalui Dinas atau OPD terkait", pungkas Akun.

Pemerintah diharapkan segera mengambil langkah-langkah stategis dalam upaya mensejahterakan masyarkat. Investor berkembang tapi masyarakat harus maju dan sejahtera, sehingga stabilitas ekonomi selalu terjaga dan tumbuh secara sehat. (Ed/Tim).

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *