HEADLINE NEWS


Kategori

Kantor PT. KSA-5 Disegel Anggota Petani Plasma

Kondisi Kantor PT. KSA-5 yang disegel

Batasjurnalis.id - Sintang : Persoalan klasik antara Perusahaan dengan masyarakat diareal IUP kembali terjadi, sehingga kantor PT. KSA 5 (PT. Kiara Sawit Abadi) di Kelubung, Kecamatan Ketungau Tengah disegel oleh warga masyarakat anggota petani plasma (15/02/2022).
 
Menurut salah seorang masyarakat anggota petamni plasna berinisial Ads, mengatakan "ini buntut dari kekecewaan masyarakat pemilik plasma karena mendapat Sisa Hasil Usaha (SHU) yang sangat minim, tidak memuaskan dan pihak koperasi tidak pernah melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT)".
 
Koperasi merupakan lembaga yang diatur tersendiri dalam UU nomor 17 Tahun 2012 tentang Perkoperasian, memuat tata cara Rapat Anggota, Pemilihan/Pemberhentian Pengurus dan Pengawas Koperasi  lebih rinci kemudian wajib dituangkan serta diatur dalam Anggaran Dasar Koperasi.

Berdasarkan video yang beredar, tampak ratusan warga dari 8 (delapan) dusun disekitar areal perusahaan, mendatangi kantor perusahaan PT. KSA-5 menyampaikan aspirasi mereka terkait pembagian SHU Koperasi Penggilan  Abadi karena dianggap kurang transparan.

Lokasi sekitar Kantor PT. KSA-5

PT. KSA-5 merupakan anak group perusahaan TAP (Triputra Agro Persada) dan telah take over kepada PT. Hartono Plantation Indonesia (PT. HPI Group) beberapa tahun silam. Kantor PT. KSA-5 tersebut berlokasi di Dusun Teludai Desa  Wirayuda, Kecamatan Ketungau Tengah.

Pak Tanus, Kepala Dusun Kebangak sebagai koordinator aksi, mengatakan tuntutan masyarakat supaya Sisa Hasil Usaha (SHU) diperjelas rincian operasionalnya, sebab SHU Koperasi Penggilan Abadi di PT. KSA-5 selama 10 tahun terakhir ini tidak jelas, koperasi dinilai tidak sehat, koperasi selama ini tdak pernah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT), jadi kantor PT. KSA-5 kami segel sampai tuntutan masyarakat petani plasma diakomodir oleh pihak prusahaan.
 
Sementara itu Manajer PT. KSA-5, Ginting mengatakan "kami tidak dapat mengambil keputusan, namun semua aspirasi akan kita tampung dan segera kita sampaikan kepada manajemen, semoga ada titik terang yang bisa membantu sehingga masalah ini dapat diselesaikan dengan baik".

Penyegelan dilakukan oleh perwakilan masyarakat anggota petani plasma dari 8 dusun yaitu  sebetuk, kebangak, engketik, nanga beloh, seputau, sepau, pelajar  dan belantu berlangsung tertib dan aman. (Ed/SN).

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *