Batasjurnalis.id-Sintang : Ir. H. Joko Widodo, Presiden Republik Indonesia mengunjungi Kabupaten Sintang Rabu, 8/12/2021. Berangkat dari Bandara Internasional Supadio melanjutkan penerbangan dengan pesawat ATR Garuda dan pesawat CN 295 TNI AU menuju Kabupaten Sintang dan mendarat di Bandar Udara Tebelian.
Jokowi dalam akun media sosial resminya menceritakan kunjungannya tersebut “di satu pojok lobi Bandara Tebelian, Sintang pagi ini, saya mendapati gerai yang memajang kain tenun ikat Sintang yang menarik” demikian tulisan dalam akun media sosial instagram dan facebook pribadi Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo
Sebelum melakukan peresmian Bandar Udara Tebelian, Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo mengunjungi satu gerai penjualan kain tenun ikat Sintang. “Saya memilih jaket bomber yang langsung saya kenakan ini. Kainnya bermotif manok, yang ditenun pengrajin Desa Umin Jaya dan penjahit dari UMKM Kota Sintang” tambah Joko Widodo
Sementara Ernawati dari Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Sintang sekaligus Sekretaris Diperindagkop dan UKM Kabupaten Sintang merupakan orang yang melayani Bapak Presiden RI saat mengunjungi gerai display tenun ikat di Bandara Tebelian
“salah satunya,
termasuk tenun ikat yang menjadi ikon Sintang, saya
menunjukkan beberapa display produk kain tenun dari bahan pewarnaan alam
dan sintetis. Beberapa produk diversifikasinya menggalakan hilirisasi dari komoditas dihasilkan oleh masyarakat
untuk meningkatkan perekonomian masyarakat” cerita Ernawati.
“beliau melihat display produk, kedatangan beliau disambut oleh saya bersama Mbak Velistitas Sunita dari Lingkar Temu Kabupaten Lestari yang menjelaskan secara singkat potensi yang dihasilkan oleh para pengrajin di Kabupaten Sintang” terang Ernawati .
“kemudian saya
menunjukkan jaket bomber kepada beliau. Nama motif kain tenun pada jaket beliau beli adalah kombinasi tambat
manok dan perahu pekejang serta tiang bekumuk”, tambah Ernawati
“yang saya tahu beliau sangat menggemari jaket jenis bomber, Saya sampaikan bahwa jaket ini saya desain khusus buat Bapak Presiden yang proses desain sampai selesai dijahit dalam tempo 24 jam, berkerja sama dengan penjahit mitra kita yang juga UMKM binaan Disperindagkop dan UKM dan Dekranasda Sintang” tambah Ernawati
“kemudian beliau langsung melepas jaket bomber juga yang sedang beliau pakai terus menggantinya dengan jaket bomber kain tenun Dayak yang saya serahkan kepada beliau. Puji Tuhan, saat beliau coba sangat pas beliau kenakan. Beliau tanya harganya berapa, saya jawab 3.5 juta” cerita Ernawati. Sumber Humas : Prokopimda (Ed/Tim).
« Prev Post
Next Post »