“Perlombaan diikuti 14 kabupaten/kota se Kalimantan Barat dengan jumlah peserta, official, pengawas, dewan hakim, pengurus LPTQ Provinsi Kalimantan Barat dan pengurus LPTQ Kabupaten Kota dengan jumlah kurang lebih 1.000 orang”, terang AKBP Ventie.
“mengingat MTQ dilaksanakan dimasa pandemi covid-19, maka seluruh penyelenggaran MTQ Kalbar dilaksanakan dengan menerapkan prokes sesuai ketentuan, sehingga dapat memproteksi peserta dan panitia dari ancaman
covid-19”, pesan AKBP Ventie Bernard Musak.
“pada kesempatan ini, saya mengajak kita untuk melakukan refleksi dan berzikir untuk membangun akhlak dan peradaban. Kita jangan terjebak pada seremonial kegiatan, kita berlomba menunjukan kualitas terbaik, tidak hanya dalam arena MTQ ini saja, tetapi dalam kehidupan sehari-hari tetap menjadi yang terbaik dalam iman dan akhlak sesuai dengan tema MTQ Kalbar yakni aktualisasi nilai-nilai universal Al Quran dalam bingkai kehidupan yang religius, rukun dan damai menuju Kalimantan Barat yang maju dan inovatif”, terang Kapolres Sintang.
“tingkatkan kepekaan dan kesiapsiagaan, laksanakan pengamanan secara profesional dan humanis, berikan pelayanan terbaik. Lakukan penegakan hukum secara proporsional dan bertindaklah secara tegas namun humanis terhadap semua pelanggaran hukum yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas”, terang AKBP Ventie.
“lakukan kerjasama dengan semua elemen masyarakat demi suksesnya keberhasilan pelaksanaan MTQ, jadi teladan bagi rekan, keluarga dan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan covid-19, terapkan prokes secara ketat. Terima kasih kepada seluruh personel dan pemangku kepentingan yang terlibat dalam pengamanan MTQ Kalimantan Barat di Kabupaten Sintang. Semoga pengabdian kita menjadi amal ibadah kita kepada Tuhan Yang Maha Esa”, pungkas Kapolres Sintang. Sumber Humas Prokopim (Ed/Tim).
« Prev Post
Next Post »