HEADLINE NEWS


Kategori

Waspada Banjir, Wilayah DAS di Kabupaten Sintang Mulai Terendam Banjir


Beberapa wilayah di Kabupaten Sintang selama kurang lebih sepekan mengalami curah hujan cukup tinggi, sehingga mengakibatkan bertambahnya debit air sungai besar seperti sungai melawi dan sungai kapuas berdasarkan pantauan media kami pagi ini, (16/09/2020).
 
Beberapa pusat perekonomian dan pemukiman masyarakat sudah terendam banjir, seperti Sungai Ana, Alai, Seroja, Pasar sungai durian Pantai, Masuka, Menyumbung serta beberapa wilayah lain.
 
Beberapa desa kecamatan di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) terdampak banjir pasang yang menggenangi perumahan masyarakat dan pusat perekonomian hingga mencapai ketinggian 1 hingga 2 meter. 
 
Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang melalui BPBD sudah sering menyampaikan kepada Pemerintah Kecamatan dan Desa serta masyarakat agar selalu mewaspadai terjadinya bencana banjir seperti sekarang khususnya dimusim penghujan", ujar Bernard
 

 

Sekitar 2 bulan lalu, Juli tepatnya beberapa wilayah di Kabupaten mengalami hal yang sama, sehingga kewaspadaan masyarakat sudah baik. Namun untuk bulan september ini kita akan segera melakukan pendataan terhadap KK terdampak banjir. BPBD Sintang akan segera berkoordinasi dengan Camat dan Kelapa Dersa, sebagai dasar Pemerintah untuk mengalokasikan bantuan sembakonya, papar Bernard Saragih.

Kepala BPBD menerangkan, bahwa beberapa Kecamatan, seperti Kayan Hilir, Serawai, Dedai, Sintang, Sepauk, pemberitahuan sudah melalui WA, sebagai tahap awal kami dari BPBD sudah ada mendistribusikan secara cepat ke wilayah terdampak banjir.

Kemarin (Senin 15/09/2020) ke Desa Sungai Ana di Kecamatan Sintang hari ini ke arah Kecamatan Sepauk, dan semua akan kita kordinasikan dengan pihak Kecamatan yang rawan terdampak Banjir.

Namun disisi lain Bernard Saragih, mengatakan bahwa BPBD mengalami kendala yaitu keterbatasan dana untuk operasional bantuan seperti pengadaan sembako, pendistribusian sembakonya, sementara Data KK terdampak banjir masih terus bertambah untuk selalu di update.


Hari ini selasa (16/09/2020) sudah kita terima bantuan beras dari Provinsi Kalimantan Barat sebanyak 15 ton, pendistribusian akan segera kita lakukan sesuai petunjuk pihak Pemprov Kalbar, yaitu didistribusikan kepada masyarakat terdampak banjir oleh pihak TNI/Polri. 

Bantuan disalurkan untuk di 8 (delapan) Kecamatan, yaitu Kayan Hulu, Kayan Hilir, ketungau hilir, Dedai, Sintang, Serawai, tempunak, sepauk, jelas Bernard Saragih.

Pihak BPBD belum mendirikan tenda pengunsian dan/atau dapur umum, untuk sementara korban terdampak banjir mengungsi dirumah rumah keluarga ataupun tetangga, dan belum ada pihak kecamatan yang menghubungi untuk dilakukan pendirian tenda pengungsi, ujar Bernard Saragih.

Namun demikian, kami telah menugaskan Tim BPBD ke daerah Jetak untuk melihat kondisi pengungsi lokal di Desa tersebut, jika memang harus didirikan tenda pengungsian maka akan kami dirikan", pungkas Bernard Saragih. (Ed/Rbs).

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *