Batasjurnalis.id-Sintang : Gubernur Kalimantan Barat H. Sutarmidji tinggal di Kabupaten Sintang selama 6 hari. Mantan walikota Pontianak ini sudah berada di Sintang sejak melakukan persiapan untuk kedatangan Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo sampai pada pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke XXIX Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Stadion Baning Sintang pada Sabtu, 11 Desember 202.
Motivasi tersebut disampaikan Gubernur Kalbar mengingat Kabupaten Sintang baru saja dilanda musibah bencana alam banjir yang berlangsung satu bulan lebih dan sudah melumpuhkan ekonomi dan aktivitas warga serta menimbulkan kerugian yang besar.
Pada saat memberikan sambutan pada Pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke XXIX Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Stadion Baning Sintang, Gubernur Kalimantan Barat kembali memberikan semangat bagi warga Sintang.
“Saya ucapkan terima kasih kepada panitia penyelenggara, kepada Bupati Sintang yang begitu semangat mempersiapkan pelaksanaan MTQ ini. Mudah mudahan dengan MTQ ini, menjadi momentum bangkitnya segala bidang di Kota Sintang dan masyarakat Sintang. Mari kita bersama kembali menata kehidupan setelah cobaan yang kita hadapi” terang H. Sutarmidji
“Terima kasih kepada seluruh Bupati dan Walikota yang sudah hadir di Kota Sintang. Kehadiran kami disini bukti nyata kebersamaan dan empati dari apa yang pernah di alami Kabupaten Sintang dan beberapa kabupaten lain. Saya berharap, kebersamaan warga Kalbar dapat terus terjalin tanpa memandang agama, etnis, bahasa dan lainnya. Dengan kebersamaan itu, saya yakin kita bisa membawa Kalbar sejajar dengan provinsi lainnya walapun dengan keterbatasan” terang H. Sutarmidji
“Sintang sangat istimewa, disini ada Bukit Kelam, hanya ada tiga di dunia batu seperti Bukit Kelam yakni di Kabupaten Sintang, Australia dan Mauritanius. Kemarin Pak Presiden mencanangkan penanaman kembali di eks tambang emas. Saya mengajak masyarakat kabupaten sintang, ayo kita sukseskan apa yang sudah dicanangkan oleh Bapak Presiden untuk melakukan penghijauan di Kalimantan Barat ini” terang H. Sutarmidji.
« Prev Post
Next Post »