| Jl. Lintas Melawi (04/11/2021) |
Batasjurnalis.id - Sintang
Sekitar 24 jam usai lawatan Mensos, Tri Rismaharini, banjir di Kabupaten Sintang semakin tinggi, kondisi ini memantik kekhawatiran dari berbagai pihak. Dapat dipastikan dampak banjir akan sangat mengganggu aktifitas masyarakat dan rusaknya infrastruktur.
Pemda Sintang menggelar rapat darurat yang dipimpin langsung oleh Plh. Bupati Sintang Dra. Yosepha Hasnah, M. Si., kamis (04/11/2021) Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang.
Berdasarkan informasi dari Humas Prokopim, Rapat mendadak tersebut dilakukan mengingat banjir di Kabupaten Sintang semakin tinggi. Rapat itu meng-update data masyarakat Kabupaten Sintang yang menjadi korban banjir, karena jumlah korban juga akan bertambah dari data sebelumnya” terang Yosepha Hasnah.
| Bundaran Tugu BI (04/11/2021) |
Dikonfirmasi terpisah terkait jumlah sekolah-sekolah yang tutup (libur) akibat terdampak banjir, Kadis Dinas Pendidikan menjelaskan "kami belum mendapat data yang akurat, sebab banjir bertambah terus beberapa hari ini".
"yang pasti saya sudah perintahkan untuk mengamankan semua aset sekolah ditempat yang paling aman, jika diperlukan gedung-gedung sekolah yang tidak terendam banjir dapat digunakan sebagai Posko Pengungsian", lanjut Lindra.
Ini sebagai upaya Pemda Sintang mengantisipasi kemungkinan meluasnya masyarakat terdampak banjir, kami akan meliburkan sekolah mulai tanggal (05/11 s/d 15/11) 2021, siang ini surat edaran segera diteken oleh Bu Plh", ujar Lindra.
Kadis Sosial, Setina, saat dikonfirmasi via WA menyampaikan mekanisme pendistribusian bantuan pemda kepada masyarakat terdampak banjir, "Bantuan dialokasikan melalui Camat masing".
Untuk mengetahui kondisi fasilitas kesehatan, kami menghubungi pihak dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, "saat hanya Puskesmas Darajuanti yang terendam banjir, mereka pelayanan keliling", ujar Sinto. (Tim).
« Prev Post
Next Post »