Batasjurnalis-SINTANG
dr.Jarot Winarno melaunching bantuan presiden produktif bagi Usaha Mikro Tahap Pertama (I), bekerjasama dengan Disperindagkop dan UMK di Kabupaten Sintang dilaksanakan di Pendopo Bupati Jumat (17/9/2020).
Bupati Sintang mengatakan, wabah Virus Corona tidak dapat dipastikan kapan akan berakhir jelas penomena ini seperti puncak gunung es, namun kita tidak boleh takun atau panik menghadapi penomena virus corona ini.
Secara umum kondisi ini sangat berpengaruh terhadap bidang ekonomi, produksi dan konsumsi.
"Bupati Sintang, Jarot menghimbau supaya kita produktif, kita mesti kompak untuk bangkit dalam mengatasi resesi ekonomi di seluruh indonesia. Kita mendapatkan bantuan cuma cuma untuk pelaku usaha mikro khususnya di kabupaten sintang", ujar Bupati.
Kadis Disperindagkop dan UKM menjelaskan penetapan penerima bantuan Presiden ini merupakan kewenangan kementerian koperasi dan udaha kecil. Data berdasarkan usulan lembaga pengusul mengunakan Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) dan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).
Kabupaten Sintang ada sebanyak 863 pelaku Usaha Mikro mendapatkan bantuan Presiden bersifat hibah dan tidak perlu di kembalikandengan total sebesar Rp. 2,4 Jt/UKM, dari total bantuan sebesar Rp. 2,071.200.000 "Dua Miliar Tujuh Puluh Satu Juta Dua Ratus Ribu Rupiah".
Pendataan Usaha Mikro tahap pertama di lakukan Agustus 2020 pada 14 kecamatan di Kabupaten Sintang melalui 3 lembaga pengusul, yakni Disperindagkop dan UKM = 3.472, BRI KANCA SINTANG = 275, KOPERASI = 83. Total sebanyak 3.830 Usaha Mikro
Syaratan mendapatkan bantuan Presiden yakni, yang memiliki usaha mikro, memiliki nomor induk kependudukan, bukan ASN, TNI/POLRI, bukan pegawai BUMN/BUMD dan tidak sedang menerima kredit atau pembiayaan dari perbankan.
Setelah memenuhi persyaratan yang ada maka dana tersebut langsung dicairkan, ada beberapa cara untuk pencairan dana ini bisa melalui ATM,E-Banking, maupun para agent Briling", pungkas Catur.
Sumber : Prokopimda Sintang-(Ed/Rbs).
« Prev Post
Next Post »

